Selayang Pandang


Sektor pertanian masih menjadi sektor penting dalam pembangunan daerah Kabupaten Grobogan. Peran strategis sektor pertanian tersebut digambarkan dalam kontribusinya dalam sumbangan PDRB Kabupaten Grobogan. Lapangan usaha  pertanian, kehutanan dan perikanan menyumbang sebanyak 29,6% terhadap pembentukan total PDRB Kabupaten Grobogan atas dasar harga konstan 2010 pada tahun 2016.
Kabupaten Grobogan mempunyai potensi sumber daya lahan meliputi lahan sawah, lahan kering, hutan rakyat dan hutan negara dengan topografi dan iklim yang mendukung perkembangan pertanian.
Kabupaten Grobogan merupakan daerah yang berpotensi terhadap pemanfaatan pengembangan lahan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, pemanfaatan lahan secara intensif terutama lahan potensial di daerah-daerah sentra untuk dapat mendukung keberhasilan produk tanaman pangan.
Selama tahun 2011 hingga 2016, komoditas padi menunjukkan rata-rata luas panen seluas 115.478 Ha dengan rata-rata produktivitas 54,45 Kwintal/Ha dan produksi sebanyak 631.358 Ton. Rata-rata luas panen jagung yaitu 101.547 Ha dengan rata-rata produktivitas 57,6 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 585.19 Ton. Sedangkan komoditas kedelai menunjukkan rata-rata luas panen 17.559 Ha dengan rata-rata produktivitas 23,04 Kwintal/Ha dan produksi sebanyak 40.450 Ton.
Komoditas hortikultura semakin intensif dikembangkan di Kabupaten Grobogan dengan tujuan meningkatkan nilai tambah bagi petani. Komoditas hortikultura yang berkembang antara lain bawang merah, cabai besar, cabai rawit, melon, semangka, belimbing, jambu air, mangga dan pisang. Selama tahun 2012 hingga 2016, komoditas bawang merah menunjukkan rata-rata luas panen 579 Ha dengan rata-rata produktivitas 97 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 56.645 Kwintal. Komoditas cabai besar menunjukkan rata-rata luas panen 251 Ha dengan rata-rata produktivitas 88 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 15.748 Kwintal. Komoditas cabai rawit menunjukkan rata-rata luas panen 465 Ha dengan rata-rata produktivitas 58 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 24.083 Kwintal. Komoditas melon menunjukkan rata-rata luas panen 571 Ha dengan rata-rata produktivitas 186 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 106.611 Kwintal. Komoditas semangka menunjukkan rata-rata luas panen 633 Ha dengan rata-rata produktivitas 194 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 124.919 Kwintal. Komoditas belimbing menunjukkan rata-rata luas panen 13.366 pohon/rumpun dengan rata-rata produktivitas 0,77 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 8.667 Kwintal. Komoditas jambu air menunjukkan rata-rata luas panen 41.710 pohon/rumpun dengan rata-rata produktivitas 0,47 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 15.522 Kwintal. Komoditas mangga menunjukkan rata-rata luas panen 480.761 pohon/rumpun dengan rata-rata produktivitas 0,61 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 285.563 Kwintal. Komoditas pisang menunjukkan rata-rata luas panen 491.606 pohon/rumpun dengan rata-rata produktivitas 0,61 Kwintal/Ha dan rata-rata produksi sebanyak 291.665 Kwintal.

Sambutan Kepala Dinas

401
Puji Syukur Alhamdulillah, atas rahmatNya kami bisa terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya petani dalam upaya meningkatkan produksi, nilai tambah dan daya saing produk pertanian menuju kemandirian agribisnis tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan berkelanjutan agar dapat bersaing di tingkat pasar lokal dan global.
Pembangunan perekonomian masyarakat pada sub sektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam penyediaan bahan pangan pokok dan & nbsp; kesempatan kerja.
Sekarang ini informasi tidak lagi sebagai keharusan namun telah menjadi sebuah kebutuhan. Dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, Dinas Pertanian telah menggunakan berbagai media informasi. brosur, leaflet, baliho, spanduk ekspose melalui koran, bulletin, bahkan dalam siaran radio setiap hari Selasa, Namun dalam perkembangannya penggunaan berbagai media tersebut dipandang masih kurang.
Sehingga dengan website ini, kami diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan informasi yang semakin tidak terbatas yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja dibutuhkan. Kami juga berharap masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif untuk memberikan ide inovasi, gagasan, masukan ataupun aduan guna meningkatkan kualitas pembangunan pertanian di Kabupaten Grobogan.